Haruskah Bayi Merangkak?

Umumnya seorang bayi mulai merangkak ketika ia berusia 7 atau 8 bulan.  Fase merangkak ini menunjukan kemampuan tubuhnya untuk berpindah tempat sebelum ia bisa berjalan kaki.

Tahukah anda Teman Hermina kemampuan merangkak pada bayi bukan saja soal perkembangan fisiknya tapi juga berhubungan dengan perkembangan otaknya? Beberapa hasil penelitian menunjukan kemampuan ini berhubungan dengan kecerdasan dan kemampuan akademiknya di sekolah.

Continue reading “Haruskah Bayi Merangkak?”

Advertisements

Tetap Bugar dan Aktif di Usia Senja

Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh adalah hal yang penting untuk diperhatiakn oleh siapa aja, tidak terkecuali pada mereka yang sudah memasuki usia senja atau di atas 60 tahun. Berbeda dengan orang dewasa lainnya, tidak semua jenis olahraga cocok dan bisa dilakukan ketika kita sudah memasuki usia senja.

olahraga usia emas

Bahkan aktivitas yang ringan dan kecil saja bisa membantu menjaga kebugaran tubuh, lho. Misalnya saja jalan santai pada pagi atau sore hari, bermain bersama cucu atau merawat tanaman. Dengan tetap bergerak akan membantu agar tubuh tidak mudah merasa letih atau sakit punggung misalnya.

Continue reading “Tetap Bugar dan Aktif di Usia Senja”

Diare: Gejala dan Pengobatannya

Diare adalah keadaan di mana seseorang lebih sering bolak-balik ke toilet untuk buang air besar dalam sehari dan mengeluarkan tinja yang encer. Diare bisa dialami oleh siapa saja, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.

bab.jpg

Penyebab timbulnya diare adalah  makanan yang dikonsumsi mengandung bakteri, virus atau parasit. Biasanya diare ini bisa sembuh dalam beberapa hari. Akan tetapi ada kalanya bisa dialami sampai berminggu-minggu.  Di Indonesia kasus diare paling sering ditemukan pada anak balita daripada dewasa dengan persentase  sekitar 16 persen.

Gejala yang umumnya terjadi saat timbulnya diare antara lain:

Continue reading “Diare: Gejala dan Pengobatannya”

Mengenal Gejala Hemofilia

Hemofilia adalah penyakit di mana penderitanya mengalami gangguan perdarahan karena tubuhnya kurangnya faktor pembekuan darah.  Kekurangan protein yang dimiliki mengakibatkan perdarahan terjadi lebih lama sampai darah mengering.

hemofilia
gambar: wired.com

Dalam keadaan normal, saat anggota tubuh kita mengalami pendarahan, protein dalam tubuh akan bekerja untuk membekukan pendarahan. Pada penderita hemofilia, kekurangan protein menyebabkan pembekuan darah menjadi  lebih lama. Hemofilia lebih banyak dialami oleh pria. Sedangkan pada wanita penderita hemofilia ringan, saat menstruasi mungkin akan mengalami perdarahan lebih lama.
Continue reading “Mengenal Gejala Hemofilia”

Mengenal Penyakit TBC

Tuberkulosis alias TBC atau TB adalah penyakit yang menyerang paru-paru yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis. Saat ini diperkirakan ada satu juta lebih kasus penyakit ini di Indonesia namun baru sekitar 400 ribuan kasus yang dilaporkan (depkes.go.id)

tbc

Sebenarnya, saat tubuh kita sehat, sistem kekebalan yang ada dalam tubuh kitabisa memberantas basil TB yang masuk, namun tidak selamanya kita sedang dalam fit sehingga sistem pertahanan  tubuh kita tidak bisa sepenuhnya memberikan perlindungan.

Continue reading “Mengenal Penyakit TBC”

Apa Sih, Penyakit Parkinson Itu?

Herminers, setiap  mendengar parkinson,  biasanya yang mudah teringat adalah sosok petinju legendaris dunia, Muhammad Ali. Petinju asal amerika ini memang dikenal sebagai salah satu pengidap penyakit parkinson. Tapi tahukah anda apa itu penyakit parkinson?

Penyakit Parkinson adalah keadaan di mana sel saraf mengalami penurunan secara bertahap pada otak bagian tengah, di mana bagian ini bertugas untuk mengatur pergerakan tubuh. Gejala umum terjadinya tremor atau gemetaran.

mengenal penyakit parkinson
sumber gambar: canadajournal.net

Saat ini, diperkirakan lebih dari 10 juta orang di dunia menderita penyakit Parkinson. Semua orang bisa terkena penyakit parkinson. Akan tetapi kebanyakan kasus yang ditemukan terjadi pada orang tua dan lebih cenderung terjadi kepada laki-laki.
Continue reading “Apa Sih, Penyakit Parkinson Itu?”

Diagnosa dan Pengobatan Batuk

Diagnosa batuk umumnya akan berpatokan pada informasi yang disampaikan oleh pasien. Karenanya penting sekali untuk menceritakan apa saja yang dialami. Misalnya sudah berapa lama mengalami batuk, gejala yang dialami, keluhan yang bisa memicu batuk dan hal-hal lainnya. Jangan malu untuk berterus terang pada dokter agar penanganan yang diberikan lebih akurat untuk membantu proses penyembuhan.

Selain menurunkan gejalanya, pengobatan batuk juga diarahkan untuk mengobati penyebabnya. Dalam hal meredakan gejala, pasien bisa minum obat sesuai resep dokter atau membeli di apotek/toko obat dan warung.
obat batuk.jpg
Obat batuk terbagi dalam dua jenis yaitu ekspektoran untuk mengengencerkan dahak. dan antitusif untuk menekan batuk.  Sebenarnya batuk akan sembuh dengan sendirinya saat sistem kekebalan tubuh sudah pulih. Namun untuk batuk yang disebabkan penyakit lain diperlukan obat yang lebih spesifik untuk mengatasinya.

Selain itu berberapa hal berikut ini juga bisa membantu proses penyembuhan, yaitu:

  • istirahat yang cukup
  • minum banyak air
  • mengurangi/berhenti merokok dan
  • menghindari diam di tempat yang lembab.

Mengenal Jenis dan Gejala Batuk

Batuk adalah cara tubuh untuk melegakan tenggorokan serta menyingkirkan sesuatu hal yang mungkin saja menghalangi saluran perpanasan. Kebanyakan dari kita akan membedakan batuk dari dua hal saja yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Namun ternyata ada 7 jenis batuk yang perlu kita ketahui, yaitu:
cough.jpg
1. Batuk karena asam lambung
2. Batuk karena asma
3. Batuk karena penyakit paru obstruksi kronik
4. Batuk Pneumonia
5. Batuk Rejan
6. Batuk karena obat
7. Batuk Post Nasal Drip atau batuk yang dikarenakan banyaknya lendir di hidung tenggorokan.

Continue reading “Mengenal Jenis dan Gejala Batuk”

Blog at WordPress.com.

Up ↑